Mesin Absensi Sidik Jari dan Pintu Ruang Khusus

Jika kita melihat film-film action dari luar negeri, sering kita temukan untuk memasuki sebuah ruangan, seseorang harus menempelkan telapak tangan dan menggesekkan kartu untuk dapat membuka pintu ruangan tersebut. Hanya orang-orang tertentu yang dapat membuka pintu tersebut sesuai dengan  identitas sidik jari yang dikenali program pengendali mesin yang terdapat pada bagian bilah sisi pintu sebuah ruangan.

Sebuah perusahaan terkadang memiliki ruang khusus yang merupakan rahasia perusahaan yang harus dijaga dari kemungkinan dimasuki olah orang lain yang berkepentingan untuk mencari kelemahan sebagai lawan bisnis. Mesin absensi sidik jari sudah tersedia sebagai peralatan kantor yang dapat dihubungkan dengan program komputer untuk menjalankan dan mengidentifikasi setiap personal yang memiliki akses untuk memasuki ruang khusus pada sebuah perusahaan. Menjaga rahasia khusus sebuah perusahaan sangat penting, terlebih dari lawan bisnis. Karena memang perusahaan memiliki rahasia tersendiri dalam menjalankan trik bisnis yang berbeda dengan perusahaan lain meskipun dengan usaha yang serupa.

Mesin absensi multi fungsi dapat dipergunakan dengan berbagai fitur sidik jari dapat dihubungkan dengan pintu elektronik untuk meningkatkan keamanan sebuah ruangan dari keluar masuknya orang-orang yang tidak dikehendaki. Terlebih ruangan yang menyimpan rahasia khusus misalkan data rahasia perusahaan atau komposisi khusus untuk memproduksi produk dengan campuran tertentu yang menjadi ciri khas sebuah produk yang dihasilkan perusahaan. Selain berfungsi untuk meningkatkan keamanan ruang khusus, mesin absensi tersebut sekaligus sebagai mesin pencatat kehadiran personal yang berada dalam ruang dan wajib melakukan pengisian daftar hadir elektronik dengan pengenalan sidik jari ataupun dengan kartu khusus yang dimiliki orang-orang tertentu.

Memang untuk mempergunakan sistem ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, namun untuk tingkat securitas yang lebih baik serta kemudahan dalam banyak hal terutama urusan absensi karyawan, mempergunakan mesin absensi dengan teknologi modern pantas diterapkan untuk kenyamanan dan kemajuan perusahaan dengan mendapatkan produktifitas kerja karyawan yang lebih baik.

Sumber : http://absensijarimurah.wordpress.com

MEJA KANTOR DAN MESIN ABSENSI UNTUK TEMPAT KERJA

Bagi anda yang ingin menyediakan Meja Kantor untuk tempat kerja anda, pastikan anda membelinya dengan teliti agar tidak salah dalam memilih meja kantor yang tepat. Hal pertama yang harus anda perhatikan ketika membeli meja ini adalah kualitas meja itu sendiri. Jangan membeli meja kantor yang harganya mahal kecuali anda yakin bahwa meja tersebut sangat berkualitas. Kedua, perhatikan berapa ukuran meja tersebut, jangan sampai meja yang anda beli memakan banyak tempat sehingga anda sendiri pun jadi tidak bisa lewat dengan leluasa.

Sama halnya dengan membeli Mesin Absensi, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika membeli alat yang satu ini. Pertama adalah desain. Jika anda mempunyai cukup banyak budget dan ingin mmebeli mesin yang harganya mahal, pastikan anda memilih desain mesin absensi yang modern dimana anda akan diberi tambahan fiture berupa finger print. Fitur yang satu ini penting ibaratnya seperti tanda tangan. Bedanya adalah tanda tangan bisa dipalsu oleh karyawan namun cap jempol tidak akan bisa.

Alhasil, karyawan anda tidak akan bisa berbuat curang seperti membolos kerja atau meminta teman mereka untuk mengabsenkan mereka. jika memang mereka tidak ingin dianggap tidak masuk, mereka harus absen terlebih dahulu di mesin tersebut. Kedua, perhatikan cara pemakaiannya juga. Ini akan menghindarkan kerusakan pada mesin tersebut dan membuatnya awet.

Sumber : http://www.dennyfarhan.com

Banyak Jaksa Rusak Mesin Absensi

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan masih memberlakukan absensi karyawannya dengan sistem manual, sebab masih ditemukan di sejumlah daerah mereka merusak mesin absensi, supaya bisa bolos kerja tanpa terdeteksi.

“Jadi kami terpaksa menggunakan sistem absensi manual, karena masih banyaknya jaksa di daerah yang dengan sengaja merusak sistem manual agar bisa bolos kerja tanpa terdeteksi,” kata Jaksa Agung Muda Pengawasan Marwan Effendy di Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) di Balai Kartini, Jakarta.

Namun demikian, lanjut Marwan, institutisnya tidak kehilangan akal. “Saya akhirnya perintahkan jajaran pimpinan Kejaksaan di daerah tetap menggunakan mesin manual, agar dapat dideteksi dan jumlah yang bolos berkurang drastis.

Menurut dia, modus yang mereka gunakan, adalah dengan cara memasukan bubuk dan cairan ke mesin elektrik (finger print), agar mesin tersebut tidak berfungsi dan akhirnya mesin itu tidak berjalan. (ahi/b)

Sumber : http://poskota.co.id

 

 

 

 

Mesin Absensi Wajah dan Kartu Innovation F1

Mesin Absensi Wajah, dan Kartu Tipe Innovation F1 merupakan mesin absensi wajah dan kartu RFID. Seringkali mesin absensi sidik jari mempunyai kelemahan tidak bisa memverifikasi jari karyawan apabila jari karyawan itu terluka, kotor ataupun berminyak. Kini Hadir Produk Generasi Terbaru Dari Innovation , dengan mengutamakan keakurasian dan kecepatan bertransaksi, mesin absensi Innovation F1 dengan teknologi verifikasi wajah terbaik , tercepat dan terakurat di Indonesia. Lalu dibantu dengan Fitur RFID Card yang dapat berfungsi juga sebagai Kartu Identitas selain sebagai alat absensi.

Semua kelemahan mesin absensi sidik jari yaitu sensor rusak, absensi berulang kali, jari sering kotor dan berminyak, yang mengakibatkan proses absensi terganggu, kini sudah teratasi dengan mudah oleh Innovation F1 ini. Lebih cepat, lebih akurat, lebih higienis, Innovation F1 menjawab tantangan dengan solusi yang tepat. Cocok untuk digunakan di semua bidang usaha.

Berikut adalah fasilitas atau fitur yang tersedia untuk mesin tipe F1

Spesifikasi :

  • Standalone, Mempunyai memori sendiri di mesin sehingga bisa berfungsi sendiri tanpa harus dihubungkan ke komputer. Data absensi akan tersimpan dan bisa didownload kapan saja ke komputer untuk diproses dan dicetak datanya.
  • Mesin TFT Layar Touch Screen LCD 3 inchFull Colour
  • Scheduled Bell, USB Disk dan 6 Function Key
  • Infrared Kamera untuk mendeteksi wajah meskipun dalam kondisi gelap.
  • Kapasitas : 200 Wajah, 10.000 Kartu
  • Kapasitas Log: 100.000 Transaksi
  • Jenis Komunikasi PC : UTP Cable (Jaringan), USB Cable, FlashDisk
  • Waktu respon: <= 1 detik
  • Jenis Matching: 1:N

Segera hubungi team marketing kami di : 021 – 5890 1514 atau dapat juga menghubungi kami di : sales@mesinabsensi.co.id

RSUP Mulai Gunakan Absensi Sidik Jari Karyawan

RSUP M.Djamil Padang mulai gunakan absensi sidik jari karyawan.

Padang,(Antara Sumbar)-RSUP M.Djamil Padang mulai menggunakan teknologi “fingerprint”(mesin sidik jari) bagi absensi karyawan,menggantikan absensi manual dengan tanda tangan.

“Sejak beberapa minggu yang lalu sistem absensi sidik jari bagi absensi atau kehadiran karyawan telah kita terabkan menggantikan absensi manual yang dinilai tidak efektiflagi dalam ketepatan waktu kehadiran karyawan,” kata Humas RSUP M.Djamil Padang, Gustavianof,di Padang, Sabtu(7/5).

Ia menambahkan,absensi sidik jari dengan menggunakan bantuan mesin fingerprint yang telah diterabkan tersebut dapat meningkatkan kehadiran karyawan tepat waktu.

Saat ini untuk awal RSUP M.Djamil Padang memasang lima mesin absensi sidik jari tersebut di lokasi gerbang masuk,serta dekat ruang IGD.

Absensi sidik jari ini masih merupakan program percobaan yang dilakukan pihak rumah sakit,dan akan dievaluasi ke efektifnya pada akhir april 2011 ini.

“Penggunaan mesin sidik jari ini baru merupakan percobaan,dan jika dari evaluasi nanti terjadi peningkatan tepat waktunya para karyawan maka mesin tersebut akan kembali di tambah,”tegas Gustavianof.

Saat ini dengan adanya mesin sidik jari tersebut,kedatangan para karyawan menurut pihak rumah sakit jauh lebih tepat waktu,dan antrian saat mengisi absen juga tidak lagi berdesak-desakan.

Jumlah karyawan di RSUP M.Djamil Padang sendiri saat ini ada sekitar 1.300 orang,dan dengan adanya mesin sidik jari tersebut,menurut para karyawan juga lebih efektif dalam sistem absensi. (eko)

Sumber : http://www.antarasumbar.com

Sejarah Mesin Absen Sidik Jari (Fingerprint)

Dahulu untuk mendata kehadiran karyawan dilakukan dengan cara absen manual, seperti absen kehadiran, absen panggil sampai absen dengan memasukan kertas ke dalam mesin absen. Absen merupakan salah satu faktor penting untuk mengetahui sejauh mana sesorang rajin dalam menjalankan kewajibannya untuk mengerjakan tugas yang dibebankan dengan cara hadir dalam kegiatan baik organisasi maupun umum.

Sidik jari, dalam bahasa Inggris disebut “Fingerprint” biasanya berbentuk garis-garis horizontal dan vertical atau gabungan keduanya dan juga ada bentuk lengkungan-lengkungan. Seluruh manusia di dunia diciptakan dengan sidik jari yang berbeda satu sama lainnya. Karena itu, setiap sidik jari digunakan untuk mengidentifikasi setiap manusia.

Tak ada sidik jari yang identik di dunia ini sekalipun di antara dua saudara kembar. Dalam dunia sains pernah dikemukakan, jika ada 5 juta orang di bumi, kemungkinan munculnya dua sidik jari manusia yang sama baru akan terjadi lagi 300 tahun kemudian.

Alat ini pertama kali digunakan Federal Bureau Investigation (atau populer dengan sebutan FBI) di Amerika Serikat sekitar tahun 60-an. Sidik jari ini biasanya tertinggal di tempat kejadian perkara sebuah peristiwa kriminal. FBI kemudian menggunakannya untuk mengetahui jati diri korban atau bahkan tersangkanya. Hanya dengan memasukkan sidik jari seseorang melalui melalui teknologi komputer, pihak berwenang pun langsung mendapatkan data seputar nama, tanggal lahir dan sejarah kriminalnya. Luar biasa bukan!

Negara Indonesia meski sidik jari lebih populer untuk melacak pelaku kejahatan, alat pendeteksi sidik jari ini ternyata juga digunakan di berbagai bidang teknologi lainya seperti  mesin absensi, teknologi akses kontrol pintu, fingerprint data secure dan masih banyak pengembangan sistem lainnya. Kini, seiring bertahannya cara manual yaitu pengambilan sidik jari dengan tinta di atas kartu atau kertas, perkembangan sistem identifikasi sidik jari kian terasa. Banyak perusahaan yang kian menyadari kegunaannya. Efisiensi menjadi dasar penggunaan sistem identifikasi sidik jari di perusahaan-perusahaan. Alat ini mendorong perusahaan untuk menghemat waktu, tenaga sekaligus menjamin keamanan.

Sistem identifikasi sidik jari ini yang masuk melalui dunia sains kini telah bergeser keberadaannya. Tak hanya kepentingan dunia pengetahuan atau aparat keamanan saja yang terpenuhi dengan penggunaan alat ini, setiap perusahaan komersial pun merasakan manfaatnya. Yang paling jelas, bukti kehadiran karyawan (absensi) bisa didapat lewat alat ini. Tentu saja, hal ini sangat membantu divisi Sumber Daya Manusia untuk mengevaluasi kinerja para karyawan. Alat ini pun amat populer di antara nasabah perbankan. Dunia otomotif juga tak mau ketinggalan dalam memanfaatkan keunggulan alat ini. Mereka bisa menggunakan sidik jari untuk sistem kunci. Belum lagi, ketika ingin login untuk mengakses sistem di komputer, saat ini pun pemakaian alat tersebut semakin digandrungi. Tujuannya tidak lain tidak bukan untuk keamanan terhadap data yang telah tersimpan.

Namun dalam penggunaan sistem pengidentifikasian sidik jari ini, ada beberapa hal yang bisa mengurangi kredibilitasnnya sebagai pengakes data seseorang. Seperti, tidak bersedianya seseorang memberikan data yang akurat sesuai dengan jati dirinya. Ini bisa saja karena data orang tersebut tidak ingin diketahui oleh orang lain baik pemerintah maupun institusi lain sehingga ada pemalsuan nama dan sebagainya. Juga tak tertutup kemungkinan, orang memanipulasi alat ini untuk masuk ke data orang lain. Tentu semua itu berkaitan dengan kriminalitas, Asal kelengkapan dan keakurasian data bisa diperoleh maka alat ini pun akan menjadi sangat berguna.

Sumber : http://sekuritidankeamanan.wordpress.com

Jumiati Makalag: Sanksi Tegas bagi PNS yang Rekayasa Absensi

Jumiati Makalalag(foto: hmskk)

Jumiati Makalalag(foto: hmskk)

Kotamobagu, Oke – Adanya temuan sejumlah PNS yang merekayasa kehadirannya membuat Assisten II Setdakot Kotamobagu Jumiati Makalalag meminta BKD lebih ekstra dalam menindak aksi para PNS yang ‘nakal’ tersebut.

Penegasan itu disampaikan Jumiati saat memimpin Apel, Senin(22/4) pagi tadi.

Menurutnya, penerapan disiplin dalam lingkup Pemkot sudah akan lebih ditingkatkan lagi, mengingat di tahun 2014 depan, era birokrasi akan memasuki “Aoaratur Sipil Negara(ASN). Merupakan hal wajib untuk dikedepankan,” tegasnya.

Bagi PNS yang kedapatan melakukan rekayasa data kehadiran, oleh Jumiati, akan berhadapan langsung dengan PP Nomor 53 tahun 2010.

“Secara jelas dan sangat tegas telah termaktub di dalamnya tentang sanksi. Datang terlambat, pulang cepat, tidak masuk kerja tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dan hal-hal lain yang menurut aturan mengandung konsekuensi logis atas tugas dan jabatan, semuanya tekah ditata dalam aturan tersebut,” paparnya.

Guna meminimalisir ‘kenakalan’ para PNS tertentu, Jumiati pun meminta BKD untuk melakukan pemeriksaan kehadiran secara langsung, di luar telah ada pendataan melalui sidik jari.

Reporter: Knb

Sumber : http://www.okemanado.com

Pemkot Magelang Berlakukan Absensi Sidik Jari

MAGELANG, suaramerdeka.com – Untuk meningkatkan disiplin PNS, Pemkot Magelang segera memberlakukan absensi sidik jari (finger print) ketika masuk dan pulang kantor.

“Bulan ini perekaman sidik jari dan pemasangan alatnya, sedang absensi sidik jari berlaku mulai Juli 2013,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sri Rohmiati SH, Selasa (4/6).

Tujuan lainnya, untuk mengantisipasi PNS nakal dengan cara menitip tandatangan atau paraf pada absensi manual. Biasanya itu dilakukan seorang pegawai yang sengaja datang ke kantor terlambat, kemudian menitip temannya untuk absensi.

“Absensi sidik jari bisa mengetahui PNS yang membolos, terlambat masuk kantor maupun yang pulang sebelum jam kerja berakhir. Juga dapat menyajikan laporan lengkap dan tidak dapat dimanipulasi, serta tidak memerlukan pengawasan langsung. Sistem ini akan menghilangkan budaya titip paraf antar sesama PNS yang selama ini sering terjadi,” ungkapnya.

Tahap awal, lanjut Kabid Data dan Pembinaan Pegawai BKD Dra Dina Indrawati Kuswardani, finger print akan dipasang di Kantor Sekretariat Pemkot Magelang. Antara lain mencakup PNS sekretariat, Kantor Satpol PP, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas Kesehatan, DPPKD, Bappeda dan PNS di BKD.

“Uji coba dilaksanakan 1-31 Juli 2013, sekaligus menunggu penyelesaian standar operasional prosedur (SOP) penggunaan mesin sidik jari sebagai alat absensi. Jika semuanya sudah siap, kemudian diterapkan ke berbagai kantor SKPD di luar sekretariat pemkot termasuk  kantor kecamatan dan kelurahan,” tuturnya.

Saat ini BKD sedang melakukan perekaman data PNS untuk database absensi sidik jari masing-masing SKPD di lingkungan kantor sekretariat. Perekaman sidik jari juga berlaku bagi tenaga kontrak atau honorer. “Di lingkungan kantor sekretariat pemkot dipasang 8 alat absensi sidik jari,” tambah Dina.

Sumber : http://www.suaramerdeka.com

4 Sistem Pembacaan Sensor Sidik Jari

Sistem Keamanan Akses Menggunakan Sidik Jari

Sidik jari dapat digunakan sebagai sistem identifikasi. Sidik jari telah terbukti cukup akurat, aman, mudah dan nyaman untuk dipakai sebagai identifikasi bila dibandingkan dengan sistem biometrik seperti retina mata atau DNA.
Sifat yang dimiliki oleh sidik jari antara lain :

1. Perennial nature, yaitu guratan-guratan pada sidik jari yang melekat pada kulit manusia seumur hidup.
2. Immutability, yaitu sidik jari seseorang tidak pernah berubah, kecuali mendapatkan kecelakaan yang serius.
3. Individuality, pola sidik jari adalah unik dan berbeda untuk setiap orang.
Dari ketiga sifat ini, sidik jari dapat digunakan sebagai sistem identifikasi yang dapat digunakan dalam aplikasi teknologi informasi seperti:
1. Access System Security, yaitu akses untuk masuk ke suatu area atau ruangan tertentu yang restricted.
2. Authentification System, yaitu untuk akses data yang sifatnya rahasia dan terbatas (misalnya data pada perbankkan, militer dan diplomatik).
3. Time Attendance System / Mesin Absensi, yang mungkin lebih dikenal sebagai mesin absensi.

Beberapa tahapan proses pengenalan sidik jari adalah sebagai berikut:
1. Hasil sidik jari dirubah ke dalam bentuk numerik dengan cara system capturing sehingga dapat diproses dengan komputer.
2. Noise yang terdapat pada hasil scaning sidik jari, dihilangkan (pre-processing).
3. Hasil scaning sidik jari yang sudah dihilangkan noisenya, dilakukan proses binerisasi.
4. Proses ekstraksi feature dari sidik jari yang akan digunakan pada proses Jaringan Saraf Tiruan.
5. Proses identifikasi dan atau pengenalan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan (JST).

Sumber : http://hebros.co.id