Innovation F1 – Mesin Absensi Wajah dan Kartu

Mesin Absensi Wajah, dan Kartu Tipe Innovation F1 merupakan mesin absensi wajah dan kartu RFID. Seringkali mesin absensi sidik jari mempunyai kelemahan tidak bisa memverifikasi jari karyawan apabila jari karyawan itu terluka, kotor ataupun berminyak. Kini Hadir Produk Generasi Terbaru Dari Innovation , dengan mengutamakan keakurasian dan kecepatan bertransaksi, mesin absensi Innovation F1 dengan teknologi verifikasi wajah terbaik , tercepat dan terakurat di Indonesia. Lalu dibantu dengan Fitur RFID Card yang dapat berfungsi juga sebagai Kartu Identitas selain sebagai alat absensi.

Semua kelemahan mesin absensi sidik jari yaitu sensor rusak, absensi berulang kali, jari sering kotor dan berminyak, yang mengakibatkan proses absensi terganggu, kini sudah teratasi dengan mudah oleh Innovation F1 ini. Lebih cepat, lebih akurat, lebih higienis, Innovation F1 menjawab tantangan dengan solusi yang tepat. Cocok untuk digunakan di semua bidang usaha.

Berikut adalah fasilitas atau fitur yang tersedia untuk mesin tipe F1

Spesifikasi :

  • Standalone, Mempunyai memori sendiri di mesin sehingga bisa berfungsi sendiri tanpa harus dihubungkan ke komputer. Data absensi akan tersimpan dan bisa didownload kapan saja ke komputer untuk diproses dan dicetak datanya.
  • Mesin TFT Layar Touch Screen LCD 3 inchFull Colour
  • Scheduled Bell, USB Disk dan 6 Function Key
  • Infrared Kamera untuk mendeteksi wajah meskipun dalam kondisi gelap.
  • Kapasitas : 200 Wajah, 10.000 Kartu
  • Kapasitas Log: 100.000 Transaksi
  • Jenis Komunikasi PC : UTP Cable (Jaringan), USB Cable, FlashDisk
  • Waktu respon: <= 1 detik
  • Jenis Matching: 1:N

Segera hubungi team marketing kami di : 021-58901514 atau dapat juga menghubungi kami di : sales@mesinabsensi.co.id

 

Karyawan KPU Tegakkan Disiplin PNS

Jakarta, kpu.go.id– Tahun baru, suasana baru. Hal itulah yang tergambar di KPU (Komisi Pemilihan Umum) memasuki Tahun Baru 2011. Suasana yang sedikit berbeda tampak di gedung yang terletak di Jl. Imam Bonjol nomor 29, Jakarta Pusat  itu. Gedung yang semula terlihat kusam, kini sudah bercat putih bersih. Logo KPU yang berukuran besar terpampang kokoh, demikian juga dengan pintu gerbang, pagar dan halaman parkir yang telah dilapisi aspal hitam.

Memasuki lantai dasar, terlihat antrean para karyawan/ti Sekretariat Jenderal (Setjen) yang sedang absen di mesin absen handkey. Mereka berusaha mematuhi ketentuan disiplin PNS, yang mengharuskan masuk kerja mulai pukul 07.30 WIB setiap harinya.

Perubahan yang terjadi itu adalah untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS Jo. Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Ketentuan Pelaksanaan PP Nomor 53 tahun 2010, dan Keputusan Presiden (Keppres)  Nomor 68 tahun 1995 Tentang Hari Kerja di lingkungan Lembaga Pemerintah, KPU telah mengeluarkan Peraturan KPU Nomor 56 Tahun 2009 tanggal 21 Agustus 2009 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja KPU, KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota; Peraturan KPU Nomor 4 tahun 2005 Tentang Pakaian Seragam di lingkungan KPU; serta Surat Edaran Ketua KPU Nomor 1372/KPU/VIII/2009 tanggal 21 Agustus 2009 Tentang Penetapan Hari Kerja.

Dalam Peraturan dan Surat Edaran itu, tertuang ketentuan bagi seluruh karyawan/ti di lingkungan Setjen KPU. Pertama, jam kerja setiap hari dimulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB (kecuali Jumat, sampai pukul 16.30 WIB). Kedua, apel pagi dilaksanakan setiap hari Senin pukul 08.00 WIB. Ketiga, wajib mengenakan seragam KPU Senin-Kamis (Jumat memakai batik). Keempat, olahraga setiap Jumat mulai pukul 07.30. Bagi yang tidak melaksanakan ketentuan tersebut, akan dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.

Apel Pagi

Setiap Senin pukul 08.00 WIB, seluruh karyawan/ti diwajibkan untuk mengikuti apel pagi. Apel dilaksanakan di halaman parkir Gedung KPU, dengan inspektur upacaranya adalah Kepala Biro atau Wakil Kepala Biro dari setiap Biro dan Inspektorat Setjen KPU secara bergilir. Selain untuk menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, apel pagi digunakan sebagai sarana untuk memberikan informasi maupun evaluasi kegiatan Biro yang bersangkutan.

Olahraga Pagi

Olahraga dilakukan setiap Jumat pukul 07.30 pagi. Tujuannya adalah untuk menjaga kesehatan karyawan/ti KPU, baik kesehatan jasmani maupun rohani. Dengan mengenakan pakaian olahraga lengkap, Anggota KPU, Sekjen Suripto Bambang Setyadi, Wasekjen Asrudi Trijono; dan jajaran staf sangat antusias mengikuti gerakan-gerakan yang diperagakan oleh para instruktur.

Dengan kegiatan olahraga ini, diharapkan stamina dan kebugaran fisik dan psikis para karyawan selalu terjaga. Hal tersebut juga akan berdampak secara signifikan terhadap optimalisasi kinerja KPU secara keseluruhan. (dd)

Sumber : http://www.kpu.go.id

Mesin Absensi Sidik Jari dan Pintu Ruang Khusus

Jika kita melihat film-film action dari luar negeri, sering kita temukan untuk memasuki sebuah ruangan, seseorang harus menempelkan telapak tangan dan menggesekkan kartu untuk dapat membuka pintu ruangan tersebut. Hanya orang-orang tertentu yang dapat membuka pintu tersebut sesuai dengan  identitas sidik jari yang dikenali program pengendali mesin yang terdapat pada bagian bilah sisi pintu sebuah ruangan.

Sebuah perusahaan terkadang memiliki ruang khusus yang merupakan rahasia perusahaan yang harus dijaga dari kemungkinan dimasuki olah orang lain yang berkepentingan untuk mencari kelemahan sebagai lawan bisnis. Mesin absensi sidik jari sudah tersedia sebagai peralatan kantor yang dapat dihubungkan dengan program komputer untuk menjalankan dan mengidentifikasi setiap personal yang memiliki akses untuk memasuki ruang khusus pada sebuah perusahaan. Menjaga rahasia khusus sebuah perusahaan sangat penting, terlebih dari lawan bisnis. Karena memang perusahaan memiliki rahasia tersendiri dalam menjalankan trik bisnis yang berbeda dengan perusahaan lain meskipun dengan usaha yang serupa.

Mesin absensi multi fungsi dapat dipergunakan dengan berbagai fitur sidik jari dapat dihubungkan dengan pintu elektronik untuk meningkatkan keamanan sebuah ruangan dari keluar masuknya orang-orang yang tidak dikehendaki. Terlebih ruangan yang menyimpan rahasia khusus misalkan data rahasia perusahaan atau komposisi khusus untuk memproduksi produk dengan campuran tertentu yang menjadi ciri khas sebuah produk yang dihasilkan perusahaan. Selain berfungsi untuk meningkatkan keamanan ruang khusus, mesin absensi tersebut sekaligus sebagai mesin pencatat kehadiran personal yang berada dalam ruang dan wajib melakukan pengisian daftar hadir elektronik dengan pengenalan sidik jari ataupun dengan kartu khusus yang dimiliki orang-orang tertentu.

Memang untuk mempergunakan sistem ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, namun untuk tingkat securitas yang lebih baik serta kemudahan dalam banyak hal terutama urusan absensi karyawan, mempergunakan mesin absensi dengan teknologi modern pantas diterapkan untuk kenyamanan dan kemajuan perusahaan dengan mendapatkan produktifitas kerja karyawan yang lebih baik.

Sumber : http://absensijarimurah.wordpress.com

Mengapa Sidik Jari?

sidik-jari

Setiap manusia diberikan dua tangan dan dua kaki oleh Sang Maha Pencipta. Pada jari-jari tangan dan kaki manusia pasti memiliki  gambaran atau image sidik jari.

Sidik jari, dalam bahasa Inggris disebut “Fingerprint” biasanya berbentuk garis-garis horizontal dan vertical atau gabungan keduanya dan juga ada bentuk lengkungan-lengkungan. Seluruh manusia di dunia diciptakan dengan sidik jari yang berbeda satu sama lainnya. Karena itu, setiap sidik jari digunakan untuk mengidentifikasi setiap manusia.

Tak ada sidik jari yang identik di dunia ini sekalipun di antara dua saudara kembar. Dalam dunia sains pernah dikemukakan, jika ada 5 juta orang di bumi, kemungkinan munculnya dua sidik jari manusia yang sama baru akan terjadi lagi 300 tahun kemudian.

Mengingat betapa akuratnya mengidentifikasikan seseorang lewat sidik jari, diciptakanlah berbagai teknologi sidik jari dengan sistem analisa elektronik. Alat ini pertama kali digunakan Federal Bureau Investigation (atau populer dengan sebutan FBI) di Amerika Serikat sekitar tahun 60-an. Sidik jari ini biasanya tertinggal di tempat kejadian perkara sebuah peristiwa kriminal. FBI kemudian menggunakannya untuk mengetahui jati diri korban atau bahkan tersangkanya. Hanya dengan memasukkan sidik jari seseorang melalui melalui teknologi komputer, pihak berwenang pun langsung mendapatkan data seputar nama, tanggal lahir dan sejarah kriminalnya. Luar biasa bukan!

Negara Indonesia meski sidik jari lebih populer untuk melacak pelaku kejahatan, alat pendeteksi sidik jari ini ternyata juga digunakan di berbagai bidang teknologi lainya seperti  mesin absensi, teknologi akses kontrol pintu, fingerprint data secure dan masih banyak pengembangan sistem lainnya yang dipelopori perusahaan Brand Teknologi Sidik Jari Fingerspot. Kini, seiring bertahannya cara manual yaitu pengambilan sidik jari dengan tinta di atas kartu atau kertas, perkembangan sistem identifikasi sidik jari kian terasa. Banyak perusahaan yang kian menyadari kegunaannya. Efisiensi menjadi dasar penggunaan sistem identifikasi sidik jari di perusahaan-perusahaan. Alat ini mendorong perusahaan untuk menghemat waktu, tenaga sekaligus menjamin keamanan. Alat dengan teknologi sidik jari ini pun laris-manis sebagai barang komersial dengan dilengkapi fitur canggih pun disertakan di dalamnya.

Sistem identifikasi sidik jari ini yang masuk melalui dunia sains kini telah bergeser keberadaannya. Tak hanya kepentingan dunia pengetahuan atau aparat keamanan saja yang terpenuhi dengan penggunaan alat ini, setiap perusahaan komersial pun merasakan manfaatnya. Yang paling jelas, bukti kehadiran karyawan (absensi) bisa didapat lewat alat ini. Tentu saja, hal ini sangat membantu divisi Sumber Daya Manusia untuk mengevaluasi kinerja para karyawan. Alat ini pun amat populer di antara nasabah perbankan. Dunia otomotif juga tak mau ketinggalan dalam memanfaatkan keunggulan alat ini. Mereka bisa menggunakan sidik jari untuk sistem kunci. Belum lagi, ketika ingin login untuk mengakses sistem di komputer, saat ini pun pemakaian alat tersebut semakin digandrungi. Tujuannya tidak lain tidak bukan untuk keamanan terhadap data yang telah tersimpan.

Ini salah satu bukti pula bahwa pemakaian alat pendeteksi sidik jari manusia menjadi lebih berkembang dengan pemakaian yang variatif. Dengan kata lain, kegunaan mesin otomatis pendeteksi sidik jari semakin luas penggunaannya. Tidak hanya untuk mengetahui latar belakang tersangka kriminal seperti kegunaannya pada awalnya, tetapi juga untuk kemudahan lainnya dalam sebuah perusahaan atau institusi.

Namun, alat tinggallah alat jika faktor-faktor non-teknis tak bisa dipenuhi. Dalam penggunaan sistem pengidentifikasian sidik jari ini, ada beberapa hal yang bisa mengurangi kredibilitasnnya sebagai pengakes data seseorang. Seperti, tidak bersedianya seseorang memberikan data yang akurat sesuai dengan jati dirinya. Ini bisa saja karena data orang tersebut tidak ingin diketahui oleh orang lain baik pemerintah maupun institusi lain sehingga ada pemalsuan nama dan sebagainya. Juga tak tertutup kemungkinan, orang memanipulasi alat ini untuk masuk ke data orang lain. Tentu semua itu berkaitan dengan kriminalitas.

Zaman semakin maju, perkembangan teknologi pun menjadi lebih luar biasa. Semua pekerjaan menuntut efisiensi baik dalam hal waktu, tenaga hingga tingkat keamanan yang tinggi. Pendeteksi sidik jari pun sudah bergeser cara kerjanya. Mencatat sidik jari dengan menggunakan tinta dan kertas sudah ketinggalan zaman. Kini telah muncul alat-alat pendeteksi elektronik yang otomatis. Sekali tekan, seluruh data keluar. Sistem yang digunakan di AS oleh agen-agen FBI tahun 70-an lalu, kini telah berubah. Tidak lagi dipakai oleh para aparat saja tapi berangsur-angsur menjadi barang komersial yang laku di pasar. Rasanya, asal kelengkapan dan keakurasian data bisa diperoleh maka alat ini pun akan menjadi sangat berguna.

Sumber : http://sidik-jari.com

PNS Pemkab Bekasi Bolos, Tunjangan Bakal Disunat


( Ilustrasi PNS )
Pemkab Bekasi akan memberlakukan aturan baru guna meningkatkan disiplin dan kinerja Pegawai Negeri Sipil di lingkungan pemerintah daerah setempat. Setiap PNS yang membolos atau terlambat hadir akan dikenakan pemotongan tunjangan. 

“Aturan dibuat untuk meningkatkan disiplin kinerja bagi para PNS di Pemkab Bekasi,” kata Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Bekasi, Yan Yan Akhmad, Senin, (7/1). 

Menurut Yayan, pemotongan tunjangan tersebut akan diberlakukan bagi PNS yang membolos baik usai libur panjang maupun hari biasa, PNS yang terlambat hadir maupun pulang lebih awal dari jam kerja yang sudah ditentukan, dan tingkat kehadiran selama satu bulan. 

“Besaran potongannya sedang dalam pembahasan. Nanti jika kajiannya sudah selesai langsung akan diajukan ke Bupati agar dibuatkan Peraturan Bupati Bekasi,” kata dia. 

Untuk memuluskan rencana tersebut, BKD akan mengadakan mesin absensi sidik jadi yang akan dipasang di seluruh kantor SKPD. Sehingga data kehadiran PNS akan langsung terekam dan tunjangannya langsung disesuaikan dengan tingkat kehadiran. 

“Jadi nanti seluruh data absensi akan terhubung dengan server di BKD dan terkelola secara otomatis melalui mesin komputer. Mudah-mudahan aturan ini bisa segera diberlakukan pada bulan Juli tahun ini,” pungkasnya. 
Sumber : http://www.bekasiraya.com

 

Mesin Absensi Fingerprint Masalah dan Solusinya

Kita tidak menginginkan masalah ditengah berjalanya proses penggunaan mesin absen atau software absensi, namun hal ini tidak bisa kita hindari mengingat produk ini termasuk barang digital elektronik yang di buat oleh manusia, yang tentu saja pasti ada kelemahan. Berikut ini kami simpulkan berbagai permasalahan dan penanganan masalah kerusakaan absensi sidik jari pada umumnya.

1. Identifikasi Sensor Lambat
Absensi stand alone mempunyai batasan kapasitas jari dan record transaksi yang akan berpengaruh pada sistem mesin, semakin banyak data tersimpan semakin lama pula proses identifikasi sidik jari. Apabila dibiarkan dalam kondisi tersebut hingga muncul peringatan “No more Space” bisa berakibat mesin Hang dan scan transaksi tidak diterima. Silahkan memanajemen data secara berkala dengan mendownload dan melakukan penghapusan.

2. Hang Macet
Dikarenakan penyimpanan data, Hardware troble atau Adaptor rusak bisa mengakibatkan hang atau macet. Untuk penanganan hal tersebut bisa dengan mendownload semua data kemudian menghapusnya. Bisa juga dengan merestart mesin (mematikan mesin dan menghdupkan kembali). Dan apabila kondisi masih sama, bisa dengan mereset/inisialisasi mesin. Apabila masih berlanjut silahkan menghubungi Tim teknis Service Center Produk Fingerspot terdekat.

3. Tidak Menerima Scan
Ada beberapa penyebab masalah tidak diterimanya scan karyawan. Kasus tidak menerima scan bisa seluruh karyawan atau sebagian silahkan mencoba memeriksa kondisi mesin sebagai berikut:

a. Keadaan permukaan sensor, jika kondisi permukaan sudah buram maka bersihkanlah dengan selotip bening. Dan apabila ada goresan pada permukaan sensor silahkan mengganti kaca sensor dengan mengirimkan unit ke service center.

b. Periksa data karyawan dan sidik jari. Apabila semua data tidak terbaca atau kosong, ada kemungkinan data karyawan tidak sengaja terhapus. Silahkan mengupload sidik jari dan data karyawan dari software absensi untuk menangani masalah tersebut..

c. No more Space, Peringatan error ini dikarenakan data mesin penuh sehingga perlu pengahpusan data presensi. Sebelum menghapus pastikan semua data pada fingerprint sudah di download.

4. Jam dan Tanggal Tidak Sesuai
Periksa menu pengaturan date time pada mesin, kemudian rubah nilai waktu. Atau bisa juga dengan sistem sinkronisasi waktu. Apabila pada hari berikutnya jam dan tanggal kembali tidak sesuai. kerusakaan tersebut bisa dikarenakan batery c-mos. Anda bisa mengirimkan unit tersebut ke Service center untuk penggantian batery.

5. Tidak Bisa Terkoneksi dengan Komputer
Masalah koneksi dengan mesin sering dialami saat pertama kali pengaturan, namun dimungkinkan juga alasan yang lain. Untuk pertama, silahkan periksa kabel jaringan pastikan sudah terkoneksi. Kemudian pengaturan IP Mesin dan IP Komputer yang digunakan, pn astikan satu kelas dengan. Secara default beberapa mesin menggunakan 192.168.1.201 da192.168.0.218. Dan bila keadaan ini masih sama ada kemungkinan kerusakaan dari hardwaren port TCP/IP

Kembali lagi, unit absensi sidik jari merupakan produk elektronik. Sedang elektronik banyak memungkinan kerusakan secara mendadak karena korosi walaupun bergaransi seumur hidup sekalipun. Sebagai catatan akhir, setiap semua kerusakaan pada akhirnya akan dibutuhkan seorang tim teknis ahli untuk menangani kerusakaan tersebut. Dikarenakan hal tersebut maka dibutuhkan service center. Jadi pastikan produk yang anda gunakan mempunyai service center yang jelas seperti Fingerspot yang merupakan Brand Produk Biometrik.

Sumber : http://sidik-jari.com

Tips Perawatan Mesin Absensi

Mesin absensi sebagai bagian penting dari sebuah perusahaan, oleh karena itu sebuah mesin absensi harus dijaga dan dirawat agar tidak terjadi sebuah kerusakan.

Tips Perawatan Mesin Absensi
1. Pastikan absensi anda bukan barang ecek-ecek.
Ini sudah jelas bahwa EC 500 adalah produk mesin absensi yang berkualitas.

2. Instalasi dan Penempatan
Penempatan mesin absensi sidik jari sangat penting , LCD dan Sensor sangat sensitiv dengan keadaan penempatan anda.
– Tempatkan absensi yang teduh jauhkan dari udara lembab dan berair.
– Hindari kontak langsung dari sorot cahaya dengan intensitas tinggi seperti cahaya matahari atau lampu.
– Jauhkan dari barang-barang keras atau yang mudah jatuh.
– Taruhlah mesin absensi di tempat yang cukup aman juga jangkauan anak–anak.

3. Cek sebelum anda menghidupkan absensi.
Hal ini sangat penting dalam penggunaan mesin absensi sidik jari. Kita harus cek kondisi mesin sebelum menghidupkan. Cek apakah penempatan apdator untuk mesin stand alaone , dan port USB untuk mesin absensi yang terhubung langsung dengan komputer.

4. Perawatan sensor
Bersihkan permukaan sensor secara teratur atau berkala. Untuk membersihkan gunakanlah selotip bening (lakban bening) rekatkan pada pemukaan sensor kemudian lepas kembali. Ulangi hingga permukaan sensor bersih.

5. Segera hubungi service center
Hal terakhir apabila absensi bermasalah segera kontak service center atau segera bawa mesin anda ke service center untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jangan membuka mesin absensi anda karena selain garansi mesin anda hilang juga bisa menambah masalah pada mesin anda.

Sumber : http://hebros.co.id

Identifikasi Sidik Jari Untuk Absensi

Sidik jari, dalam bahasa Inggris disebut “Fingerprint” biasanya berbentuk garis-garis horizontal dan vertical atau gabungan keduanya dan juga ada bentuk lengkungan-lengkungan. Seluruh manusia di dunia diciptakan dengan sidik jari yang berbeda satu sama lainnya. Karena itu, setiap sidik jari digunakan untuk mengidentifikasi setiap manusia.Karena keunikannya itulah, sidik jari saat ini sering digunakan untuk memonitor kehadiran seseorang di sebuah kantor atau mungkin sekolah. Dengan mesin absensi sidik jari maka kemungkinan adanya penitipan absent maupun manipulasi data dapat diminimalisir.

Mesin absensi sidik jari kebanyakan dikenal Fingerprint atau Fingerspot dan masih banyak lagi dalam penyebutanya. Mesin absensi sidik jari adalah mesin yang digunakan untuk mendata kehadiran dengan menggunakan sensor yang dapat membaca garis atau image sidik unik.

Menggunakan identifikasi sidik jari untuk absensi suatu pilihan yang tepat dibanding yang lain. Berikut ini sekerumit dari kami akan menjelaskan beberapa faktor mengapa memilih absensi menggunakan mesin absenis sidik jari sebagai pilihan yang tepat dengan berbagai keunggulanya.

1. Kenyamanan
Dimulai dari registrasi yang simple, karyawan tidak perlu repot membawa kartu karyawan maupun kertas atau kartu. Setiap karyawan tidak akan lupa membawa alat absensinya atau jari yang telah di registrasi. Dalam berabsensi kita tidak pelu menekan password atau pin yang merepotkan. Yang kita lakukan hanya menaruh jari kita tepat diatas sensor sidik jari. Atau tinggal “Place Finger!”


2. Keamanan

Dengan menggunakan absensi sidik jari tingkat keamanan sangat tinggi dikarenakan setiap sidik jari setiap pengguna berbeda-beda atau unik. Jadi pengguna tidak bisa saling menitipkan absensi seperti yang dilakukan ketika kita menggunakan absensi tanda tangan, amano atau menggunakan kartu.

3. Efektivitas Waktu
Lihatlah perubahan pertama ketika perusahaan anda menggunakan absensi sidik jari. Karyawan atau pengguna akan datang lebih tepat waktu beda dengan hari sebelum menggunakan absensi sidik jari. Dalam penggunaan absensi lebih cepat dari pada amano, barcode apalagi tanda tangan manual. Absensi sidik jari pada umumnya mempunyai kecepatan pambacaan <= 0.5 detik.Absensi sidik jari mempunyai tingkat akurasi yang tinggi. Dalam pendataan dapat terpusat dalam satu database. Dengan mesin absensi sidik jari data dapat terpusat walau diluar kota tanpa menunggu terlalu lama karena dalam pembuatan laporan kita tidak perlu repot merekap manual satu persatu. Semuanya bisa di bilang “Just Click!”. Dengan faktor ini kita bisa meningkatkan produktifitas berdasarkan kedisiplinan.

4. Efisiensi Biaya
Absensi sidik jari lebih efisien jika dibandingkan dengan identifikasi dengan suara maupun retina mata. atau dengan amano yang setiap bulanya harus mengeluarkan biaya membeli kertas, tinta maupun maintenance yang repot. Dengan mesin absensi sidik jari juga dapat mengurangi kecurangan jam kerja yang bisa saja membuat bangkrut perusahaan anda. Bahkan dewasa ini perusahaan yang sudah menggunakan absensi sidik jari mereka memperkerjakan bagian penggajian atau HRD yang jumlahnya 1-2 orang. Jadi selain mengefisiensi biaya perawatan , pemakaian juga mengefisiensi dalam pengeluaran penggajian setiap bulannya. Silahkan di perhitungkan.

5. Investasi Terjangkau
Dibandingkan harga absensi amano maupun card, barcode, harga absensi sidik jari lebih murah. Bahkan absensi sidik jari pada akhir-akhir ini berkisar dibawah 2 juta pun ada. Tetapi harga juga bermacam –macam sesuai viturnya.
Dengan beberapa faktor tersebut mesin absensi sidik jari jauh lebih sesuai untuk berbagai perusahaan, instansi, sekolah atau kampus dsb. Tapi perlu berhati-hati pula dalam memilih mesin absensi. Berikutnya kita akan membahas bagaimana memilih absensi sidik jari yang sesuai dan baik.

Sumber : http://sidik-jari.com

Kunci Sidik Jari Innovation 4900

Kunci Sidik Jari Innovation 4900 Dengan bentuk yang mewah, elegan, dan kokoh kunci ini adalah salah satu kemajuan
teknologi menjadikan kunci sangat kuat dan tahan lama. Kunci ini salah satu kunci terkemuka yang mengadopsi algoritma
identifikasi sidik jari dan keselamatan peringkat tinggi.
Pintu ini mampu mengunci otomatis ketika pintu ditutup. Untuk menjalankan produk ini, cukup menggunakan 4 unit baterai AA.

Innovation 4900
Spesifikasi

  • Tiga Metode PEnguncian : Sidik Jari, Pin & Kunci Manual.
  • Kapasitas : 120 Sdik Jari (3 Sidik Jari Master, 117 Sidik Jari User)
  • Menngunakan ID NO sehingga mudah untuk pendaftaran dan            perghapusan data.
  • Level Master : Bertugas untuk mendaftarkan dan menghapus                   sidik jari user.
  • Peringatan Jika Baterai akan habis
  • Sensor terbaik

 

Segera hubungi team marketing kami di : 021-58901514 atau dapat juga menghubungi kami di : sales@mesinabsensi.co.id

Jokowi: Bu Dokter Serius Ingin Jadi Camat?

oleh Luqman Rimadi
Posted: 25/06/2013 20:49
Jokowi: Bu Dokter Serius Ingin Jadi Camat?

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta : Lelang jabatan lurah dan camat yang dilakukan Jokowi tidak hanya menarik minat kalangan birokrat saja. Seleksi dan promosi terbuka di jajaran Pemprov DKI Jakarta ini ternyata juga diminati oleh kalangan PNS Kesehatan.

Salah satu dokter yang ikut lelang jabatan ini adalah Kepala Puskesmas Grogol, Jakarta Barat, Novita. Saat mengikuti dengar pendapat bersama, Novita diminta Gubernur Jokowi untuk memaparkan alasaannya mengikuti lelang jabatan ini.

“Ibu ini dokter kan? Bu dokter, Ibu ini serius nggak sih? Kenapa kok mau jadi camat?,” tanya Jokowi yang bernama asli Joko Widodo itu. Pertanyaan Jokowi disambut tawa para hadirin yang mayoritas merupakan calon camat dan lurah.

Mendapat pertanyaan dari Gubernur DKI Jakarta, Novita dengan polos langsung menjawab. Dia mengaku ikut bersaing dengan para PNS birokrat memperebutkan posisi camat karena ingin meningkatkan karirnya. “Ya saya mau tingkatkan karir saya sebagai PNS, itu salah satunya,” ujar Novita.

Jika nantinya terpilih sebagai camat, dia ingin menjadikan kecamatan yang dipimpin mendapatkan penghargaan ISO layaknya sebuah perusahaan. Sebab, selama menjadi Kepala Puskesmas, Novita sanggup membawa puskesmas yang dia pimpin mendapatkan penghargaan tersebut.

“Ketika saya menjadi Kepala Puskesmas, saya bisa membuat puskesmas saya mendapatkan ISO, kenapa kecamatan tidak bisa. Saya yakin bisa,” ujar Novita.

Novita ingin menjadi penggerak untuk menegakkan disiplin di kalangan pegawai. Baginya, pelayanan publik yang prima berawal dari disiplin para PNS. Karena itu, dia ingin mengubah metode absen, yang tadinya menggunakan mesin absensi dengan sidik jari, diganti dengan mesin absensi retina mata.

“Disiplin pegawai itu penting. Itu jadi nilai tambah. Seperti yang sudah saya lakukan di Puskesmas. Saya pakai retina mata untuk absensi. Jadi, ketahuan siapa yang telat, yang malas masuk,” tutur Novita.

Mendengar penjelasan itu, Jokowi kemudian menyuruh Novita kembali ke tempat duduknya. Namun sebelum itu, Jokowi bertanya kepada Plt Sekda Wiriyatmoko, apakah sebelumnya sudah ada camat bergelar dokter atau belum.

“Sebelumnya ada apa tidak camat dari dokter? Atau lurah dari dokter, kalau tidak ada, mungkin tahun ini ada,” ujar Jokowi disambut tepuk tangan para calon camat dan lurah.

Novita, Bu dokter berjilbab itu, tampak tersenyum sumringah mendengar ucapan Jokowi dan mendapatkan sambutan yang meriah dari para pesaingnya, sesama calon camat. (Eks)

Sumber : http://news.liputan6.com