Software Attendance Management 4

Setelah anda mengisi data karyawan berdasarkan pengaturan departemen, anda dapat melanjutkan pengisian kebagian berikutnya, yaitu PengaturanPengguna Program (User Account) Dengan Otoritas Yang Telah Di Atur.

Untuk tampilan windowsnya dapat dilihat dalam capture screen berikut ini..

Software Attendance Management 4
Software Attendance Management 4

Hubungi support kami untuk info lebih lanjut mengenai cara pengisian software attendance management di 021 – 5890 1514

Software Attendance Management 3

Pengaturan selanjutnya dalam Software Attendance Management adalah Pengaturan Data Karyawan.

Dalam pengaturan ini anda dapat memasukan data karyawan sesuai dengan departemen ataupun sub departemen tempat mereka akan bekerja. Dan apabila karyawan tersebut sudah tidak bekerja lagi di perusahaan anda, data karyawan tersebut dapat di delete.

Untuk memahami lebih jelas mengenai Pengaturan Data Karyawan anda dapat melihat Capture Screen berikut ini :

Pengaturan Data Karyawan
Pengaturan Data Karyawan

Baru Seminggu Dipasang, Mesin Absensi Sidik Jari di Setda Cilegon Error

Cilegon, BCO – Alat khusus untuk absensi sidik jari (Finger Scan) di lingkungan Balai Kota CIlegon, yang dipasang di pintu masuk menuju ruang kerja walikota, tepatnya dekat ruang jaga Satpol PP mengalami masalah (error).

Dari pantauan BCO pada Selasa (8/5/12), alat untuk absensi sidik jari tersebut memang sudah tidak terpasang di tempat semula. Hal tersebut karena pihak operator dan bagian umum Setda Kota Cilegon sudah mencopotnya untuk diadakan perbaikan. Padahal, alat khusus tersebut baru dipasang dan dioperasikan pada Selasa (1/5/12).

Saat dikonfirmasi oleh BCO, Oma, dari bagian umum Setda Kota Cilegon, orang yang bertugas sebagai operator alat tersebut membenarkan hal tersebut, bahwa alat tersebut memang dicopot untuk sementara waktu, terhitungsejak hari Jum’at sore (4/5). Oma juga menjelaskan bahwa secara teknis perangkat keras alat tersebut tidak mengalami kerusakan, hanya saja perangkat lunaknya atau program yang mengalami masalah. “Alat ini tidak rusak mas, hanya saja programnya error,” kata Oma, sambil menunjukkan alat tersebut.

Saat ditanya penyebabnya, Oma mengaku hal tersebut dikarenakan adanya perubahan nomor unit identitas absensi. Setelah diperiksa secara seksama, ternyata permasalahan berada pada angka nomor urut identitas absensi. “Semestinya nomor urut identitas absen dimulai dari tiga digit, sementara sebelumnya dimulai dari satu digit, itu yang membuat error,” terang Oma.

Lebih jauh Oma menjelaskan bahwa dirinya bukan mekanik alat tersebut, dirinya hanya operator atas program sidik jari, salah satu tugasnya adalah menginput data absensi pegawai.

“Sementara ini kami harus menginput atau memasukkan data ulang absensi peagawai di lingkungan Setda sebanyak 253 pegawai, sampai saat ini alhamdulilah input ulang dan perekaman sidik jari sudah selesai, dan alat akan dipasang dan dioperasikan Kamis besok (10/5),” kata Oma.

Masih kata Oma, agar lebih efektif bahwa alat absensi sidik jari dilingkungan Setda akan ditambahkan dan dipasang dua alat absensi sidik jari lagi. “Selama ini satu alat tidak efektif karena terlalu banyak antri,” tegas Oma.(*)

Penulis : Juki San
Sumber : www.beritacilegon.com

Software Attendance Management 2

Setelah anda memasukan data  ke dalam Pengaturan Nama Perusahaan, hal selanjutnya yang harus dilakukan didalam software attendance management adalah Pengaturan Daftar Departemen, Sub Departemen Perusahaan.

Dalam bagian ini anda dapat membuat departemen-departemen yang akan berada dibawah naungan perusahaan. Seperti HRD, Accounting, IT, atau lain-lain. Dan dibawah departemen tersebut anda dapat membuat sub departemen.

Untuk lebih mudahnya, anda dapat melihat capture screen untuk Pengaturan Daftar Departemen, Sub Departemen Perusahaan berikut ini..

Pengaturan Daftar Departemen, Sub Departemen Perusahaan
Pengaturan Daftar Departemen, Sub Departemen Perusahaan

Software Attendance Management 1

Software Attendance Management adalah sebuah aplikasi yang dirancang khusus untuk mengelolah data absensi perusahaan. Salah satu kemampuan yang dimiliki oleh aplikasi ini adalah : Pengaturan Nama Perusahaan

Disini, anda dapat mengatur nama perusahaan sesuai dengan nama perusahaan tempat anda bekerja. Selain itu juga bisa diatur untuk perhitungan awal minggu dan tanggal. Juga pengaturanshift bekerja untuk shift 1 hari kerja atau shift 2 hari kerja.

Sample dapat lihat dalam bentuk capture screen berikut ini :

Pengaturan Nama Perusahaan
Pengaturan Nama Perusahaan

Pemasangan Innovation RF108 PT. Innasco Kurnia

Pemasangan Innovation RF108 PT. Innasco Kurnia yang beralamat dekat dengan kantor kami..

Dengan mesin absensi dan akses kontrol Innovation RF108, karyawan anda dapat menggunakan sidik jari maupun ID Card saat melakukan proses pengabsenan..

Gunakanlah segera mesin absensi dari Innovation untuk mencegah terjadinya penitipan absen karyawan anda. Hubungi kami di : 021 – 5890 1514 atau dapat juga menghubungi kami di : sales@mesinabsensi.co.id

 

FPKS Usulkan Mesin Absensi Juga untuk Keluar DPR

JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai mesin absensi berpemindai sidik jari (fingerprint) yang dipergunakan DPR belum efektif mendongkrak tingkat kehadiran wakil rakyat dalam rapat-rapat dewan. Sebab, mesin absensi itu hanya diperuntukkan saat anggota DPR memasuki ruangan saja.

“Itu hanya absensi hadir, tidak ada absensi pintu keluar. Kan bisa saja mereka setor absen saja dan langsung keluar lagi,” kata Hidayat di gedung DPR RI, Kamis (21/1).

Menurutnya, jika mau efektif meningkatkan tingkat kehadiran wakil rakyat dalam rapat maka harusnya ada absensi keluar. “Agar bisa jelas dan objektif,” sarannya.

Seperti diketahui, alat absensi fingerprint mulai diperlakukan di DPR sejak pembukaan rapat paripurna pada awal Oktober 2012 lalu. Untuk pengadaan finger print ini, DPR merogoh kocek hingga Rp 240-Rp 270 juta.

DPR telah memilih pemenang tender alat absensi elektrik ini. Sebagaimana terpasang di laman resmi DPR, pemenang tender absensi sidik jari itu adalah CV Galung Brothers. (chi/jpnn)

Sumber : http://berita.plasa.msn.com/nasional/jpnn/fpks-usulkan-mesin-absensi-juga-untuk-keluar-dpr

Hari Ini DPR Berlakukan Absen Sidik Jari, Tapi…

Rapat paripurna DPR-RI 02 Oktober 2012 (harjasaputra)
Rapat paripurna DPR-RI 02 Oktober 2012 (harjasaputra)

Ada yang berbeda pada rapat paripurna di DPR-RI hari ini (02/10/2012). Kursi yang biasanya lengang kini terisi penuh. Pasalnya, hari ini sekjen DPR-RI resmi memberlakukan absen sidik jari untuk kehadiran di rapat paripurna.

Menurut edaran surat resmi dari Sekjen DPR-RI yang dibagikan ke ruang tiap anggota DPR, mesin absensi sidik jari kehadiran para wakil rakyat akan efektif berlaku pada masa sidang selanjutnya yaitu pada bulan November 2012. Hari ini adalah tahap rekam sidik jari dari seluruh anggota DPR.

“Sebagaimana ketentuan dalam Pasal 243 ayat (1) peraturan DPR-RI tentang Tata Tertib, disebutkan bahwa setiap anggota wajib menandatangani daftar hadir dan membubuhkan cap jari pada alat kehadiran elektronik sebelum menghadiri rapat”, demikian menurut keterangan tertulis dari Sekjen DPR-RI, Nining Indra Saleh.

Mesin absen finger print untuk kehadiran para wakil rakyat ini sempat menjadi polemik, banyak yang pro dan banyak juga yang kontra. Alasan yang kontra adalah bahwa wakil rakyat bukan seperti karyawan yang harus menandatangani absensi. Tetapi kemudian berdasarkan surat dari Badan Kehormatan akhirnya DPR mengambil kebijakan untuk tetap memberlakukan absensi elektronik ini.

Salah seorang anggota DPR sedang membubuhkan jarinya pada mesin absensi elektronik (harjasaputra)
Salah seorang anggota DPR sedang membubuhkan jarinya pada mesin absensi elektronik (harjasaputra)

Satu kebijakan yang patut diapresiasi di tengah merosotnya kepercayaan publik pada DPR. Diharapkan kebijakan ini mampu meningkatkan kinerja para anggota DPR dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Namun, rupanya selain peraturan absensi elektronik melalui finger print, perlu juga dibuat peraturan lain agar rapat lebih kondusif. Selama rapat paripurna berlangsung tak jarang dari para anggota DPR yang bukannya mendengarkan paparan tetapi malah asyik bermain dengan ponsel, telepon pintar, atau tabletnya. Lihat saja foto-foto berikut:

Asyik bermain dengan gadget kesayangan di sela-sela rapat paripurna agenda penting (harjasaputra)
Asyik bermain dengan gadget kesayangan di sela-sela rapat paripurna agenda penting (harjasaputra)
Berhalo ria meskipun sedang sidang paripurna (harjasaputra)
Berhalo ria meskipun sedang sidang paripurna (harjasaputra)

Dari foto-foto di atas, meskipun hadir tetapi tidak menyimak isi rapat kurang elok juga. Maka, peraturan untuk menonaktifkan ponsel mungkin perlu dipikirkan, karena rapat paripurna dalam hirarki persidangan di DPR adalah rapat tertinggi. Di situ diambil keputusan-keputusan penting yang dihadiri oleh seluruh wakil rakyat. Akankah hal ini diwujudkan? Ataukah akan menjadi kontroversi sendiri yang ditentang oleh para wakil rakyat?**[harja saputra]

Sumber : http://metro.kompasiana.com/2012/10/02/hari-ini-dpr-berlakukan-absen-sidik-jari-tapi-498393.html

Pemkab Segera Berlakukan Absen Sidik Jari Elektronik

Bupati Brebes meninjau mesin absensi elektronik yang sudah terpasang
Bupati Brebes meninjau mesin absensi elektronik yang sudah terpasang

PanturaNews (Brebes) – Guna meningkatkan kedisplinan bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah (Jateng), segera memberlakukan absen sidik jari bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Brebes.

“Saat ini ada 34 SKPD di lingkungan Pemkab Brebes yang sudah terpasang mesin absensi elektronik. Dalam waktu dekat seluruh SKPD akan dipasang, termasuk kantor kecamatan,” ujar Bupati Brebes, H Idza Priyanti SE saat launching peluncuran mesin absensi elektronik, di halaman Kantor Bupati, Senin 25 Februari 2013.

Menurutnya, penerapan sistem absensi sidik jari elektronik yang rencana akan diberlakukan pada 01 Maret 2013 mendatang, sementara ini kantor kecamatan yang sudah terpasang adalah Kecamatan Brebes, Kecamatan Songgom, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Wanasari dan Kecamatan Bulakamba.

“Saya yakin, mesin absensi elektronik ini memiliki manfaat besar, utamanya dalam hal penegakkan disiplin pegawai,” katanya.

Kebutuhan data kehadiran pegawai yang akurat, lanjut Bupati, sangatlah penting sebagai basis data berbagai penerapan kebijakan, termasuk untuk menganalisa dari sisi kedisplinan. “Jadi, kedisiplinan adalah hal yang tidak bisa d tawar-tawar,” tegasnya.

“Saya harap dengan adanya mesin ini, disiplin pegawai kita akan bertambah baik sehinga pelayanan terhadap publik semakin meningkat dan profesional,” imbuh Bupati sembari menekan ibu jarinya ke mesin absensi.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Brebes, Dra. Lutfiatul Latifah melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Brebes, Drs Atmo Tan Sidik mengatakan bahwa dasar hukum penerapan mesin absensi sidik jari ini adalah PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Sanksinya jelas dan tegas terkait disiplin PNS,” ujar Atmo.

Menurutnya, mesin absensi sidik jari yang dimiliki Pemkab Brebes bekerja dengan sistem dual identification secara bergantian yaitu melalui proses pengenalan wajah atau dengan sentuh (sidik jari). Mesin ini memiliki kapasitas data pemakai hingga 7.500 sidik jari, 1.500 wajah serta waktu respon kurang lebih 1 detik.

“Data dari setiap mesin absensi ini juga terhubung langsung dengan server di BKD, sehingga analisa data pegawai pegawai akan lebih cepat dan akurat,” tandanya.

Editor  :   Takwo Heriyanto

Sumber  :  http://www.panturanews.com/index.php/panturanews/baca/7866/26/02/2013/pemkab-segera-berlakukan-absen-sidik-jari-elektronik

Smansa Gunakan Mesin Absensi Bagi Siswa

PANGKALPINANG – Dalam meningkatkan dan menerapkan kedisiplinan di sekolah bagi siswa, SMAN 1 (Smansa) Pangkalpinang, Minggu (18/9) kemarin dalam penyerahan secara simbolis memperkenalkan mesin absensi pada rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Smansa.

Smansa Gunakan Mesin Absensi Bagi Siswa

Mesin absensi ini merupakan perencanaan dari sekolah untuk menerapkan dan meningkatkan kedisiplinan bagi siswa dalam ranah pendidikan di sekolah. “Kita rencanakan ini untuk meningkatkan kedisiplinan masuk dan pulang siswa pada jam sekolah. Diharapkan dapat menekan bolosnya siswa pada jam sekolah,”terang Kunlistiani selaku Kepala sekolah Smansa Pangkalpinang.

Dan untuk penyerahan ini, lanjutnya, merupakan simbolis dalam memperkenalkan mesin absensi ini dalam rangkaian HUT Smansa Pangkalpinang yang diadakan kemarin. “Penyerahan tersebut, merupakan simbolis dari sekolah untuk memperkenalkan mesin absensi ini,” ungkap Kun.

Seraya menambahkan, James selaku pengelolah mesin absensi tersebut menjelaskan, mesin absensi ini merupakan sistem database siswa yang dilakukan secara digital dengan siswa masing-masing menggunakan kartu untuk mengoperasikan mesin absensi tersebut sehingga informasi siswa di dalam sekolah secara otomatis dapat diketahui oleh orangtua masing-masing  melalui SMS (Short Messagges System).

“Siswa menggunakan kartu dalam mengoperasikannya. Dimana orangtua dapat mengetahui informasi tentang anaknya melalui SMS setiap bulannya. Informasi meliputi, absensi siswa, nilai siswa, administrasi, aktif siswa dalam perpustakaan, pelanggaran siswa dan informasi seputar sekolah”, ungkapnya.(ian)

 

Sumber : http://www.radarbangka.co.id/rubrik/detail//954/smansa-gunakan-mesin-absensi-bagi-siswa