Penggunaan mesin absen sidik jari tidak efektif

Penggunaan mesin absen sidik jari tidak efektif

Anggota DPR absen dengan rekam sidik jari (Slamet Riadi/Sindonews)

Sindonews.com – Penggunaan mesin absensi dengan rekam sidik jari dinilai tidak akan efektif mengatasi banyaknya anggota DPR yang bolos mengikuti sidang. Pasalnya, tidak ada efek jera yang ditimbulkan dari penggunaan mesin absensi tersebut kepada anggota DPR yang datang terlambat, dan bolos.

Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan, dirinya sejak awal sangat tidak menyetujui penggunaan mesin absensi dengan rekam sidik jari, karena terkesan memaksa anggota DPR untuk melakukan hal yang sebenarnya sudah kewajibannya.

“Di militer, pangkat kapten saja sudah enggak pernah diabsen. Tapi kalau ini adalah jalan terakhir supaya tidak ada lagi yang nitip absen, ya apa boleh buat,” katanya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Dia mengungkapkan, seharusnya nama-nama anggota DPR yang tidak mengikuti sidang paripurna atau rapat lainnya dipamerkan di sebuah papan pengumuman. Dengan begitu, akan memunculkan efek jera bagi anggota yang tetap membolos.

Sebelumnya, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR M Prakosa mengatakan, DPR mulai menggunakan absensi dengan rekam sidik jari pada paripurna kali ini. Perekaman sidik jari dilakukan sesaat sebelum sidang paripurna dimulai, untuk memastikan kehadiran para anggota dewan.

DPR sendiri menyediakan setidaknya 14 mesin absen dengan rekam sidik jari, dan sebuah mesin handprint yang menghabiskan anggaran Rp290 juta. Mesin absensi tersebut rencananya akan diletakkan di setiap pintu ruang sidang pari purna DPR.

Sumber : http://nasional.sindonews.com/read/2012/10/02/12/676241/penggunaan-mesin-absen-sidik-jari-tidak-efektif

Manfaat Mesin Absensi

Jika mulai berbicara mengenai kedisiplinan pasti berhubungan erat sekali dengan yang namanya absensi pada instansi negeri maupun swasta. Banyak pegawai yang kurang displin dalam hal berangkat kerja, buktinya masih banyak pegawai di sekitar kita yang berangkat tidak tepat waktu dan kadang ada pula yang pulang lebih awal. Sehingga kita harus menggunakan mesin absensi karena manfaat mesin absesnsi nantinya bisa sangat berpengaruh sekali bagi kedisiplinan serta kinerja perusahaan Anda. Bayangkan saja jika pegawai Anda telat setengah jam setiap harinya pasti banyak sekali waktu yang terbuang setiap bulan bahkan tahunnya. Padahal waktu tersebut sebenarnya bisa dimanfaat dengan baik untuk kemajuan perusahaan Anda kedepannya.

Manfaat Mesin Absensi Untuk Kantor

Sehingga memang tepat dan benar sekali apabila Anda sudah menerapkan mesin absensi di sebuah perusahaan atau kantor Anda. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi pegawai Anda untuk telat masuk kerja dan pulang lebih awal. Karena kinerja dari mesin absensi pada umumnya cukup ketat sekali, terlebih lagi jika sudah menggunakan sidik jari atau yang lebih canggih lagi. Sudah dipastikan tidak ada karyawan yang terlambat dan pulang lebih awal dari pada jam kerjanya. Akan lebih baik lagi jika Anda meletakkannya di dekat pintu masuk dan mudah diakses oleh semua pegawai Anda. Sehingga semua bisa melewati mesin absensi tersebut.

Mesin Absensi Untuk Meningkatkan Kedisiplinan

Selain meningkatkan kedisiplinan anggota serta pegawai di kantor Anda mesin absensi juga bisa meringankan pekerjaan Anda yang awalnya mencatat absesi secara manual setiap hari bahkan setiap bulannya. Karena sebagian besar mesin absensi jenis baru sudah dilengkapi dengan aplikasi untuk mencetak laporan setiap hari maupun bulanan. Dengan begitu Anda semakin mudah untuk memantau kinerja pegawai Anda apakah sering terlambat atau tidak. Oleh sebab itu apabila kantor Anda belum memiliki mesin absensi sebaiknya segera lengkapi dengan mesin absensi. Mengingat manfaat dari mesin absensi yang begitu penting seperti yang telah diungkapkan diatas. Paling tidak Anda membeli mesin absensi yang menggunakan sidik jari karena harganya yang murah dan kualitasnya cukup bagus.

http://ekonomi.kompasiana.com/manajemen/2013/08/30/manfaat-mesin-absensi-588262.html

 

Uji Coba Finger Print Berakhir, 50% Pegawai Tak Mengikuti Apel

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) – Uji coba penggunaan mesin absensi sidik jari atau finger print berakhir. Sebagaimana diketahui, Pemkab Kebumen memberlakukan absensi PNS di lingkungan Sekretariat Daerah dengan menggunakan alat tersebut efektif mulai Tanggal 1 Februari 2013.

“Pada setiap akhir bulan nanti, rekapan absen yang sudah tersimpan pada mesin finger print akan dicetak dan dijadikan laporan bersama dengan lampiran keterangan bagi yang tidak hadir dan tidak mengikuti apel pagi. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen, H. Adi Pandoyo SH. M.Si saat memimpin apel pagi yang berlangsung Kamis (31/1) pagi tadi.

Sebagai Sekda, beliau menyadari di hari terakhir bulan Januari ini ada sekitar 50% dari bagian-bagian Sekda yang tidak mengikuti apel. “Saya memaklumi mungkin terdapat beberapa rekan-rekan PNS yang tidak ikut apel pagi berhalangan karena cuaca hujan ataupun lain-lainnya, namun harus tetap memberitahukan kabar kepada atasannya masing-masing melalui sms,” tegasnya.

Birokrasi Reformasi

Pada apel pagi yang dilaksanakan di halaman sekda tersebut, Adi Pandoyo juga mengharapkan agar setiap PNS di jajaran Pemerintah Kabupaten Kebumen senantiasa memiliki inovasi yang bermanfaat serta langkah strategis untuk menjadi aparatur negara yang berdaya guna dan berhasil guna dalam mengemban tugas umum pemerintahan. “Tinggalkan kebiasaan yang salah dan tidak baik, kecuali tindakan dan kebiasaan itu baik, maka lanjutkan, munculkan ide-ide yang inovatif dalam berkarya untuk kemajuan Kabupaten Kebumen” katanya.

Menyinggung tentang Adipura, orang nomor satu di jajaran PNS Kebumen ini memberitahukan bahwa Penilaian Adipura tidak hanya melihat lingkungan yang bersih, tapi juga berbagai kebijakan yang mendukung pola hidup bersih itu sendiri.

“Lingkungan yang sudah dibersihkan untuk dijaga bersama kelestariannya, Jadikan kantor sebagai istana kedua,” tambahnya lagi.

Diakhir apel, selain mengumumkan, Sekda Juga menyerahkan secara langsung Piagam Penghargaan kepada Kepala Bagian Kesra, Siti Nuriatun Faoziyah, S.Ag.Msi, karena Bagian Kesra Setda Kebumen telah memenangkan lomba ruangan terbersih di Bulan Januari 2013. (AdmKom/Kebumenkab)

<p>Your browser does not support iframes.</p>

SUMBER: http://www.beritakebumen.info/2013/01/uji-coba-finger-print-berakhir-50.html#ixzz2hD0rUnky